Selasa, 04 Juni 2013

Asal Muasal Istilah Sang Hyang Adi Buddha

 _/\_ Kita akan membahas mengenai konteks Sang Hyang Adi Buddha, yang mana istilah ini digunakan oleh beberapa kelompok umat Buddha untuk menjelaskan kepada orang lain tentang KeTuhanan dalam Buddhisme.

1. Kenapa tercipta adanya rujukan KeTuhanan dalam agama Buddha di Indonesia.

Kata ini digunakan oleh Y.M. Ashin Jinarakkhita pada saat membangkitkan Buddhisme di Indonesia. Mengingat Indonesia adalah agama dengan Pancasila, sila Pertama yaitu KeTuhanan Yang Maha. Maka dikarenakan dalam konteks Buddhism tidak ditemukan namanya Tuhan dibuatkan nama Sang Hyang Adi Buddha yang hanya terdapat dalam Buddhisme Indonesia saja. begitu juga dengan pemikiran Buddhayana yang terbentuk hanya berada dalam Indonesia sedangkan Buddhism di luar negeri lebih mengenal adanya Theravada, Mahayana, dan Vajrayana. 
Istilah Sanghyang Adi Buddha ini tidak terdapat dalam Tipitaka, melainkan terdapat dalam kitab Sanghyang Kamahayanikan (kitab Jawa kuno) yang menggunakan bahasa Kawi/bahasa Jawa kuno.


2. Artinya apa
Sang Hyang Adi Buddha merujuk pada benih kebudhaan yang terdapat dalam diri seorang,dalam Mahayana Adi Buddha merujuk pada primordial Buddha yang menggariskan Dhamma Universal yang sama. ini juga akan merujuk pada Sambhogakaya,Nirmanakaya, dan Dharmakaya.

3. Setelah pemerintah mengakui kembali Buddhism yang memiliki Tuhan didalamnya maka Buddhism diterima sebagai salah satu dari 5 agama diakui di Indonesia. Catatan perjalanan Y.M Ashin Jinarakita masih bisa kita trace di Vihara Ekayana sebagai founder utama Buddhism Buddhayana dan bangkitnya Buddhism di Indonesia.

4. Penyalahgunaan beberapa pihak sering menggambarkan bahwa Buddhism memiliki konsep keTuhanan, hal ini telah jelas ditampik oleh cendekiawan Buddhist yang menjelaskan KeTuhanan dalam Buddhism. sebagai referensi adalah artikel "KeTuhanan dalam agama Buddha" oleh Bp.Cornelis Wowor yang dengan jelas menegaskan bahwa Buddhism tidak bersandar pada kontek KeTuhanan karena akan menimbulkan pemahaman yang salah; namun penekanan Buddhism adalah pada Buddhavacana yang digariskan oleh Sang Buddha.
Kebenaran melampaui batas persepsi agama...
Demikian sedikit penjelasan, semoga memperjelas ketidaktahuan.  _/\_ 

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar