Selama ini meditasi sering dibayangkan sebagai kegiatan duduk diam
dalam posisi bersila dengan mata terpejam selama waktu
tertentu. Karena itu pasti banyak dari Anda yang akan
bertanya-tanya, apa mungkin menjadikan meditasi sebagai gaya
hidup? Sedangkan berlatih meditasi sejam sehari saja, bagi
sebagian besar orang sulit untuk dilakukan. Jadi bagaimana
mungkin menjadikannya sebagai bagian dari kegiatan kita sehari-hari?
Ternyata, meditasi tidak harus selalu begitu. Cara dan konsepnya bisa
saja berbeda-beda sesuai dengan aliran yang dianut
seseorang. Menurut Rahayu Ratnaningsih atau biasa dipanggil
Ayu dari The Satori Foundation, yayasan yang bergerak dalam
bidang pengembangan potensi holistik manusia, dalam bukunya
yang berjudul “Happiness Made Simple’; melakukan
meditasi Vipassana tidak selalu harus dilakukan dengan posisi duduk
tetapi bisa saja dilakukan pada saat melakukan berbagai aktivitas
sehari-hari, sepanjang kegiatan tersebut tidak memerlukan
proses berpikir intensif seperti mengerjakan hal-hal rutin di
kantor, mengemudi, membersihkan rumah, bahkan sembari minum
teh. Jadi ternyata mungkin saja menjadikan meditasi sebagai
gaya hidup.